Selasa, November 06, 2007

CREATING HEADLINES

Again and again and again and again….
Hari ini writerku membuat headline yang ngga tahu ke mana juntrunganya! Padahal aku udah sering bilang berkali-kali, bahwa hanya ada dua macam headline!
Headline which explain everything
Intriguing headline

Tergantung pada tujuan kita. Kalau kita ingin audience membaca bodycopy, kalau kita punya banyak hal untuk diterangkan, maka gunakan intriguing headline. Headline yang bikin orang ‘gatal’ kalau ngga baca penjelasanya. Seni menulis headline seperti ini contohnya banyak, seperti:

“People don’t read long copy anymore, here’s the reason why….”
“Kembali ‘perawan’ tanpa biaya”
“Tukang bajaj diculik Alien”

Coba rasakan, bagaimana judul-judul itu membuat kita ingin tahu dan membaca lebih jauh. Pemilihan kosa kata serta gaya berbicara bisa banyak sekali, tergantung dari psikografi target audience kita, jenis produk, dan kondisi poleksosbudhankam saat itu.

Nah, kalau kalau tidak – dan ini sering – lebih baik gunakan headline yang langsung aja, yang menerangkan apa yang kita maksud. Headline yang membuat orang ‘ngeh’ dalam waktu 2 detik! Itulah the magic of creating print ad.

Ada banyak argument kenapa headline tipe ini paling sering digunakan:
karena orang Indonesia belum punya ‘reading habit’ yang tinggi
karena iklan hanya punya 2 detik untuk memberi informasi, dengan argument: orang membaca Koran/majalah/tabloid adalah untuk membaca artikel, dan iklan adalah materi yang datang tanpa diundang sehingga cenderung dilewatkan, sehingga dia harus bisa mencuri perhatian, mencuri waktu, dan mampu menerangkan apa serta siapa dia dalam waktu kurang dari lima detik!

Jadi, manakah headline yang anda suka?
Menulis untuk materi komunikasi pemasaran bukan maslah suka dan tidak suka, namun masalah mana yang lebih efektif untuk produk dan target tertentu!

6 komentar:

tessi mengatakan...

senang ada blog yang bisa memberi pencerahan tentang dunia perkopian. keep posting yah.. saya nantikan selalu postingan terbaru Mbak Nunu si jilbab.. =D

playground mengatakan...

saya pernah membaca sebuah artikel, tepatnya dimana, saya lupa.

menurut saya artikel itu menarik, mmm... sebuah trik untuk membuat headline iklan. caranya dengan mempelajari headline-headline surat kabar. terutama pos kota. tentu kita semua sependapat, jika headline di pos kota cukup "menggelitik". untuk saya, yang menarik perhatian adalah rubrik "nah ini dia".

dan saya sepakat, bahwa kita belum memiliki budaya baca yang tinggi. karena membaca adalah awal dari kegiatan tulis menulis. dan sangat disayangkan jika seorang copywriter tidak suka membaca buku. kebangetan sih, menurut saya.

kandurack mengatakan...

hallo mba Nunu, teruskan perjoanganmu! Aku juga punya blog gado2: ada cerpen, sketsa tapi juga juga ada bahasan tentang advertising. Maksud saya semoga blog saya ini juga berguna dan bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkan...hehehe. Tengoklah sesekali ke http://kandurack.blog.com

.............. mengatakan...

Pelajaran yang saya dapat dari Hemingway, saat dia mengajar menulis di sebuah sekolahan:

Hemingway : "Selamat siang. Saya akan mengajari anda menulis. Siapa yang ingin belajar menulis tunjuk jari!"
Murid-murid: (Semuanya unjuk jari!)
Hemingway : Baiklah. Kalau begitu menulis. menulis. Menulis. Dan menulislah!
(Lalu Hemingway pergi meninggalkan kelas)

http://dhanan.blogspot.com

Hendro mengatakan...

gimana posting kedua how to craft a copy? itu tu yg penting...apalagi yg jualan-jualan. Kadang berat rasanya jd copywriter yg harus bikin copy yg harus jualan dan apik.

SOE! mengatakan...

saya msh bersatus mahasiswi nih..tp 6 bln lg akan lulus!(snangnya;P) snang jg ada blog yg dibwt dgn tujuan mulia.. mencerdaskan org2 yg minat ke copy khususnya (termasuk saya ini. walopun, (sekedar share) saya mhsw DKV). tp saat ini saya mrasa, saya lbh tertarik copy. SANGAT tertarik. dan saya ingin blajar byk. slh 1nya, dr blog ini. THX! mohon dukungannya! ;D