Jumat, Januari 28, 2011

KAMU JAGO BAHASA JEPANG? ADA KERJAAN FREELANCE NIH!


Hari ini aku posting new freelance job di forum copywritingskill. Silahkan ditengok detilnya di thread "Bursa Freelance Jobs" halaman terakhir ya? Postingan hari ini deh...ini job TOP URGENT LOH?!! Buruaaan..!

Kamis, Januari 27, 2011

Five Ways to Gain Attention the 'Write' Way


Aku nemu artikel menarik ini, yang justru ditulis oleh orang Marketing. Sangat menarik bagaimana mereka sangat menganggap penting dunia copywriting & marcomm. Coba simak kalimat yang aku bold ya?

Enjoy!

by Sameer Suryakant Kulkarni

Imagine this headline in an ad for a low-cost mobile phone targeted at low-income consumers: "65000-color display will make your life as colorful as a rainbow and new sound technology will ensure clear sound." Does it work?

Or, consider this: a software product requirement document for adding new features reads, in part, "The users should be able to collaborate while using the product." Does that requirement specifically convey what needs to be developed?

Unfortunately, the answer to both questions is No. What is common in both examples is that they are part of a marketing effort for the respective products.

Now, imagine this headline in the case of the first example: "Cool colors, clear calls!" And consider this alternative to the second example: "Users should be able to share the tasks in the application and work, comment, and act as a team on them." Better?

Marketing, in simple terms, is communication about and among business, product, customer, and customer service. Market research and marketing strategy form two core components of the marketing domain.


For software product companies, identifying client requirements or innovative features through market research (and providing them to the software development team in a neat, clean, and concise manner) is a good start to developing a usable software product. But selling the developed product through marketing strategy involves the right kind of marketing communication.

Now imagine the power of effective writing in such an important business function. Writing for marketing is challenging because marketing communication defines the image of your organization. If marketing communication fails, chances are high that your products/services too might fail, notwithstanding winning factors such as quality, cost, and so on.

Effective writing is a vital component of the following marketing-related tasks:

Preparing simple, succinct, and effective market research materials, such as questionnaires, data collation and analysis formats, and market research reports.

Creating a detailed marketing/development plan (approach definition). This involves a lot of documentation, such as reports, presentations, and detailed plan documents.
Preparing market testing/acceptance reports in case of new products/services or new features in products/services.

Planning advertising campaigns. Advertising is a limitless field, where extraordinary copywriting can strike gold if the campaign is run strategically. Writing copy for advertising your products/services is a crucial part of creating effective ad materials. Similarly, writing crisp, convincing catchphrases/taglines for a brand or an organization requires a thorough understanding of the product/service, brand, value-on-offer, etc.

Of course, writing effective marketing material isn't as easy as it appears. The writer must...

Be highly skilled at writing
Be an excellent communicator, listener, and observer
Possess an eye for details
Be familiar with cross-cultural sensitivity
Be adept at building stories and weaving them into words
Remember that his/her writing will not help much if the product/service that s/he is working on is of inferior quality

Writing effective marketing material offers the following six benefits:

Clear communication among stakeholders
A better understanding of market trends
Enhanced brand value
A good sales pitch to start with
A firm base for advertising campaigns
A trigger to build trust and respect for your organization, product, or service

Finally, here are five ways to make your marketing writing more effective....

(full article bisa dibaca di forum copywritingskill.com) dalam thread "useful article"

Rabu, Januari 26, 2011

COPYWRITER IS NOT A JOB, IT’S A WAY OF LIFE!




Ahik...ahik...ahiiik.....lebay banget ngga seeh...pernyataan ini?!! Tapi suer deh, wkt nonton trailernya film morning glory n denger tokohnya bilang:

“it’s only a job, it’s not my whole life, right?!”

Nah, waktu itu juga, saya ngerasa kalo kalimat itu panteeess... banget diucapin ama orang iklan! Khususnya copywriter!

Lah, gimana nggak coba, wong sorang copywriter itu hampir kaga pernah ‘ngga kerja’ dalam hidupnya! Alamak...kok bisa?

Ya iyalah...lha wong lihat TV bisa kepikiran kerjaan....”wah, ini cocok nih buat iklan brand yang gue pegang sekarang!”...alias bisa dapet ide, baca buku juga begitu, jalan-jalan juga gitu, ngelamun juga gitu, beol juga bisa aja gitu... espcecially in my case: sholat juga gitu! Aayayayai....ketahuan deh sholat gw suka ngga khusyu’...dududu...

Lha wong namanya aja kerjaan utama copywriter adalah nyari ide! Jadi ya kalo belum nemu ide yg paling okeh...pasti kepikiran terus..(bahkan meskipun udah nemu ide yg disetujui boss ama client aja kadangkala suka ngga puas n pengen nyari yg lebih lagi kan?). Ibarat kata kayak lagunya Maia itu loh...

“ku mau makan...inget ide...ku mau tidur...inget ide...”

So, once you decided to be a copywriter....please be ready! It’s not just a job...it will take yor whole life..!

Senin, Januari 24, 2011

PELUNCURAN PROGRAM E - LEARNING




Dear Friends...

Alhamdulillah...mulai hari ini aku membuka kesempatan untuk kalian yg ingin belajar secara sistematis, tertata dan terukur. Modul untuk pembelajaran sudah selesai dibuat, dan bisa dilihat di link berikut :

http://www.copywritingskill.com/index.php?option=com_virtuemart&page=shop.browse&category_id=1&vmcchk=1&Itemid=1

Di sana akan terlihat bahwa sekarang ada 4 macam cara/metode/sistem pembelajaran yang bisa dipilih..mulai dari yang termurah senilai Rp 175 000,- sampai yang termahal yaitu sistem privat senilai Rp 10 000 000,-. Masing-masing dengan segala kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Sebagai rekap, berikut adalah 4 metode pembelajaran yang tersedia:

1. Fully online: siswa mengunduh bahan pembelajaran berupa ebook yang berjudul “How to Become a Good Copywriter” di halaman ebook, lalu mempelajarinya di rumah. Kalau masih belum jelas bisa berkonsultasi melalui forum dengan membayar fee keanggotaan. Metode ini adalah yang PALING MURAH dan bisa dimulai KAPAN SAJA, DIMANA SAJA. Biaya belajar mulai Rp 175 000,-

2. Fully offline: siswa mendaftar menjadi anggota forum dan memilih keanggotaan khusus “special membership with offline class”, maka siswa akan diperbolehkan mengikuti kelas tatap muka dengan materi pengajaran yang meliputi pengetahuan dan ketrerampilan dasar kreatif periklanan. Waktu dan tempat HARUS MENGIKUTI JADWAL yang ditentukan kemudian berdasarkan jadwal pengajaran tahunan. Keuntungan dari mengikuti kelas ini adalah anda akan bertemu pengajar secara langsung (bertatap muka) sebanyak 23x dan mendapat 23 file power point. Biaya Rp 2 500 000,-


3. E-learning Class with Offline Exam: kelas ini adalah pembelajaran jarak jauh, namun pada saat ujian/pembahasan tugas, bisa ber TATAP MUKA / bertemu dengan pengajar. Untuk e-learning ini, ada 2 macam pilihan kelas/paket modul yang ditawarkan, yakni:
a. Kursus Copywriting, dengan biaya Rp 2 950 000,-
b. Kursus Kreativitas & Copywriting Tingkat Dasar, dengan biaya Rp 2 800 000,-
Bila memilih sistem pembelajarn e-learning, siswa bisa membeli modul pembelajaran yang diinginkan memalui halaman ebook, lalu kirim payment confirmation serta alamat pengiriman. Nanti modul akan dikirim ke rumah agar siswa bisa belajar secara otodidak. Keuntungan mengikuti metode ini adalah siswa bisa MULAI BELAJAR KAPAN SAJA, DI MANA SAJA. Hanya pada saat ujian saja perlu diadakan penjadwalan untuk pertemuan offline, sesuai dengan KESIAPAN SISWA.

4. Kursus Privat : ini adalah sistem pembelajaran yang paling MAHAL, karena anda akan bertemu langsung dengan pengajar dan diberikan pelajaran secara privat dengan sistem TATAP MUKA/OFFLINE. Modul maupun waktu dan tempat belajar bisa didiskusikan dengan pengajar. Bahkan, anda bisa meminta modul pembelajaran yang didesain khusus untuk anda, semisal anda ingin belajar branding, marcomm, kreativitas dll. Namun dibatasi hanya sampai 26x pertemuan saja. Biaya Rp 10 000 000,-

Gimana? Masih ada yang punya ususl sistem lain kah..? Ditunggu ya usulanya!

Kamis, Januari 20, 2011

GIMANA SIH CARANYA MENENTUKAN RATE CARD/FEE UTK PEKERJAAN FREELANCE?

Ini adalah pertanyaan yang cukup banyak dilontarkan oleh anggota forum, dan saya yakin juga oleh pembaca blog ini. Tul nggak?!

Ketika kita sudah punya portfolio, sudah pede dengan kemampuan diri,maka kita sudah siapuntuk mengambil kerjaan freelance atau part time. Masalah kemudian timbul ketika sang calon client meminta kita untuk mengirimkan rate card. Nah, lho. Sebenarnya seberapa banyak sih yang bisa kita minta? Berapa kah harga yang pantas untuk suatu pekerjaan, sebuah naskah? Apa acuanya?!!

Nah,berikut ini saya cuplikkan tanya jawab di forum copywritingskill.com mengenai hal ini ya, semoga bermanfaat!

mba' Nunu aku tertarik nieh dgn job dr B*****e tp gmn menentukan rate card ya? mohon bantuannya...

thx a lot mba'


dan berikut adalah jawaban saya:

rate card itu sebenarnya terserah kita kok...kamu relanya dibayar berapa? Gitu aja! Kerj kretif itu ga ada standarnya, karenakualitas kerjaan setiap orang itu beda-beda.

Kamu kira-kira aja kerjaanya bakal sesulit apa, deadlinenya bakal se tight apa,nah...elemen itu yg akan jadi penentu mahal-tidaknya suatu pekerjaan.

Oh ya, offcourse juga seperlu apakita thd pekerjaan itu..! Kalo lagi ngebet mau dapet uang jajan...ya bolehlah...dibayar agak miring... sah-sah aja kok...

ini adalah contoh rate card yg aku punya...semoga bisa jadi acuan ya?!


NUNU’S RATE, 2010:

(isinya disensor ya, bukan untuk dipublish umum, tapi khusus utk anggota forum aja, ga enak soalnya masalah "angka")

Kamis, Januari 06, 2011

KAMU JAGO NULIS IN ENGLISH? ADA KERJAAN FREELANCE NIH!

Dear friends...
salah satu client ku sedang mencari seorang copywriter yang gape nulis dlm bhs Inggris nih! Tapi buat kerjaan freelance loh...?!

Dia juga sekalian minta "expected fee" nya berapa.

Nah,buat yang minat, silahkan log in ke forum copywritingskill.com ya? Buka aja postingan terbaruku (Hari ini, tgl 6 Jan 2011) di thread "Bursa Freelance Jobs" halaman terakhir. ok?

Happy huntiiiiing....!!

Kamis, Desember 30, 2010

Why “The Intrigue” Headline Works Every Time

by Bernadette Schwerdt

The purpose of the "Intrigue" headline is to create an air of curiosity about your service and to compel the customer to find out more.
Here are a few examples:
This one could be used by doctors (if they were allowed to advertise!):
Can You Pass The Cholesterol Test? You Could Be At Risk. Click Here To Take The Test.

This one’s for osteopaths:
How Healthy Are Your Bones? Sign Up For Your Free Bone Density Test Here.
For image consultants:
Do You Know What Colour Best Suits You? Don’t Buy Another Thing Until You’ve Done This Test. Click Here Now.
This one’s for pyschologists:
Are You Scared Of Flying? Cure Your Fear Of Flying In Just 2 Hours.

Kamis, Desember 16, 2010

PEMBUKAAN KELAS OFFLINE DI SURABAYA

Halo semua..!
Mulai Desember ini aku ada di Surabaya dan siap membuka kelas offline yang modulnya berisi pengajaran basic creativity.

Supaya pada sempet nabung, kelas akan kubuka Februari 2011.

Biaya:Rp 2 500 000,-

Mendapatkan:
Forum membership selama 10 tahun + 23 kali pertemuan di kelas offline

Materi:

1. Pengertian dan ruang lingkup kreatif periklanan
2. Penciptaan gagasan dasar
3. Proses berpikir kreatif/creative thinking
4. Perumusan panduan kreatif
5. Latihan merumuskan big idea / brainstorming
6. Strategi Kreatif 1
7. Strategi Kreatif Periklanan 2
8. Penyusunan CWP (creative work plan)
9. Teknik Eksekusi Pesan Iklan
10. Pengenalan dan ruang lingkup pekerjaan copywriting
11. Proses kerja copywriting
12. Latihan merumuskan masalah, khalayak sasaran dan inti pesan
13. Teknik dasar penulisan naskah iklan
14. Teknik penulisan naskah iklan cetak
15. Latihan menulis naskah iklan cetak
16. Teknik penulisan naskah iklan radio
17. Latihan menulis naskah iklan radio
18. Teknik penulisan naskah iklan TV
19. Latihan menulis naskah iklan TV
20. Teknik penulisan naskah iklan luar ruang
21. Latihan menulis naskah iklan luar ruang
22. Teknik penulisan naskah iklan media interaktif
23. Latihan menulis naskah iklan media interaktif

bagi yg berminat silahkan login ke forum ya..?

Tengkiu..!

Kamis, Desember 09, 2010

SENIOR COPYWRITER NEEDED!

Currently MACS909 invites all passionate and hard working individuals to join our sanctuary and fill the following positions:

Senior Copywriter

Requirements:
- Min. 2-4 year(s) experience in the same position with reliable track record
- Experience on handling telecommunication/retail account would be an advantage
- Eager to learn
- Good interpersonal and presentation skill
- High initiative and self-leadership
- Not limiting yourself with working hours
- Good English proficiency (speaking and writing)
- Well-organized
- Highly motivated, open minded, has a good teamwork

Interested to join? :)

Simply find your way to our sanctuary by sending your latest CV, current photograph, and portfolio (for positions no. 4-7) to:
dwina.mayesti@macs909.com (dwina dot mayesti at macs909 dot com), cc to dwinamayesti@gmail.com

Please put the position applied on your email subject.

Closing date: December 14, 2010

We will keep your data in strictly confidential and only shortlisted candidate will be notified.

Thank you!

Selasa, November 30, 2010

IKLAN AXIS TERBARU VERSI KADO VS MAGNUM

Loh, kayaknya kok ga apple to apple banget yach ngebandingin 2 iklan dari 2 kategori berbeda ini ya?! Tapi biarin deh namanya juga pendapat..!

Barusan saya ngelihat iklah AXIS yang udah sukses membuat saya terbahak-bahak, lebih ngakak dari saat ngeliat OVJ. Iklan itu sangat lucu, entertaining, dan berhasil menyampaikan pesannya dengan baik: bahwa operator lain memberikan gratisan sambil nyiksa. Cukup kreatif dan sangat sukses dalam eksekusinya, karena talent nya lucu banget, pas banget buat “digaplokin” tanpa menimbulkan rasa iba tapi malah pengen ketawa. Persis seperti peran Mandra di sinetron Si Doel dulu.

Ya, sebagai sebuah tontonan, iklan itu enak buat ditonton, malah saya pengen ngelihat lagi dan lagi. Tapi loh, aneh ya..? Kok sebagai ‘tontonan’ sih?! Padahal iklan khan tidak dibuat untuk ditonton dan dinikmati..? Iklan khan dibuat untuk membujuk?! Dan parahnya, saya sama sekali ngga terbujuk- atau setidaknya simpatik – pada AXIS. Iklan itu hanya menghibur, namun tidak berhasil membujuk atau pun meninggalkan kesan oke untuk brand nya. Hehe..tapi ini pendapat awal loh ya? Nanti sales report nya yang akan menjadi petunjuk keberhasilan iklan ini sesungguhnya.

Hal yang sangat berbeda saya rasakan ketika saya melihat iklan Magnum. Begitu melihat product shot nya di akhir iklan, segera saja bikin saya ngiler dan ingin mencoba. Eh, pas lagi nyari di mana-mana ternyata pedagang kehabisan Magnum! Hehe..segitu suksesnya ya..?! apalagi pada saat yang bersamaan ada konsumen yang berceerita kalau temennya, penyiar TV anu juga bernasib sama, udah mencari ke mana-mana tapi kehabisan. Besoknya, mahasiswa saya juga bercerita begini:
“Iklan Magnum heboh banget ya bu, semua teman saya pada nyariin magnum tapi pada kehabisan..!”

Dahsyaaaaat...!

Eh, pas driving home saya iseng ngedengerin radionya mahasiswa, lagi ada pula tuh promosi Magnum utk fanpage & venue yg di Sency. Saya manggut-manggut sendiri....ooh ini toh yang ngebantu pull out...! begitu fikir saya.

Kembali ke judul!

Kedua iklan ini mengingatkan saya pada kasus pasti gigi CU beberapa tahun lalu, dimana mereka memiliki materi iklan yang populer, yang lucu, yang disukai pemirsa, tapi sales nya malah jatuh! Hehe.. apakah nanti AXIS akan memiliki nasib yang sama? Kita tunggu ajaaa...!

“iklan yang bagus adalah iklan yang mampu mendeliver the right value pada konsumennya. Otherwise, kreativitas sebagus apa pun hanya akan menjadi sampah!” gitu kira-kira kata teman saya, mantan CD di Lowe, seperti yang dia tuliskan dalam buku saya yang berjudul “How to Become a Good Copywriter”

Semoga menjadi bahan renungan!